Intip 5 Model Tirai Bambu Memukau Untuk Menghalau Sinar Matahari

Bambu selalu identik dengan nuansa pedesaan yang asri dan damai. Nuansa tersebut bisa dinikmati juga di tengah perkotaan. Bukan hanya dengan menanam tanaman bambu di halaman rumah saja, material bambu juga bisa dimanfaatkan sebagai perlengkapan rumah tangga seperti tirai bambu.

Fungsinya sama seperti tirai dari kain, yakni sebagai penghalau matahari. Namun, penggunaan tirai bambu didasari oleh sifat unggulnya. Selain batang bambu mudah dibelah, sifatnya juga lentur sehingga mudah dibentuk, dianyam, ditekuk, dan optimal saat menahan beban.

Di samping harganya murah dan tampilannya memiliki nilai estetik tersendiri, tirai bambu cocok untuk rumah bergaya tradisional atau pun modern. Hal ini dikarenakan pilihan model dan warna yang pilihannya beragam.

Tertarik untuk menggunakannya? Simak dulu beberapa model tirai bambu berikut ini!

Tirai bambu gulung

Model tirai bambu gulung seperti ini adalah yang paling umum. Bambu dibelah-belah hingga tipis, seperti tongkat kayu berdiameter kecil.

Tongkat-tongkat bambu ini disusun berjejer dan disatukan dengan cara diikat menggunakan tali. Jarak antar ikatan tali dibuat sekitar 20-30 cm supaya posisinya tidak mudah bergeser. Bobot yang ringan membuatnya bisa digulung dengan mudah secara manual. Biasanya, tirai bambu ini ditempatkan pada area teras.

Tirai bambu model gulung ini tersedia dalam aneka warna. Ada yang warna cokelat alami bambu, ada juga yang dicat dengan warna putih atau hitam. Variasi warna ini membuatnya cocok untuk rumah modern minimalis.

Tirai dari anyaman bambu

Bambu memiliki sifat yang lentur sehingga bisa dianyam dengan mudah. Contohnya seperti tirai bambu yang dianyam ini.

Tingkat kerapatannya sangat tinggi sehingga cocok digunakan pada jendela kamar yang membutuhkan privasi. Sinar matahari pun akan terhalau karena hampir tidak ada celah di antara anyamannya.

Tirai bambu geser

Apakah semua tirai bambu hanya bisa digulung ke atas untuk membukanya? Tidak juga. Ada tirai bambu yang bisa dibuka dengan cara digeser, seperti model gorden pada umumnya.

Model tirai ini menggunakan material bambu yang sudah dibelah-belah hingga sangat tipis. Kemudian dijahit dengan kain dan dibuat lipatan-lipatan kecil. Model yang satu ini bisa dimanfaatkan sebagai sheer curtain karena tipis dan memungkinkan sinar matahari untuk menerangi ruangan.

Tirai bambu dengan anyaman tali

Tirai bambu akan semakin estetik lagi ketika tali diikatkan dengan pola tertentu. Paling sederhana adalah pola tiga ikatan seperti ini. Ada juga yang talinya dikepang atau menggunakan dua warna, kemudian diselang-seling.

Yang tali ikatannya dibuat dalam jarak berdekatan juga ada. Hasilnya tampak seperti potongan kecil bambu yang disatukan. Detail tali pengikat ini memang kecil dan tidak terlihat dari jauh, tapi mampu memberikan nilai estetika tersendiri.

Tirai bambu yang dipadukan dengan kain

Untuk tampilan yang lebih modern, kamu bisa memadukan aneka model tirai bambu dengan kain bermotif polos. Misalnya tirai dari bambu berwarna cokelat dengan kain linen warna krem.

Bisa juga memadukan tirai bambu berwarna cokelat tua dengan valance atau tirai kain di bagian atas yang berwarna biru. Valance berguna untuk menutupi tiang tempat menggantung gorden jendela.

Seperti apa pun model tirai bambu yang kamu pilih untuk menghalau sinar matahari di rumah, pastikan untuk merawatnya supaya awet. Setidaknya bersihkan tirai dari debu setiap seminggu sekali.

Alat yang dibutuhkan hanya kemoceng atau lap tipis supaya bisa menjangkau celah-celahnya. Apabila kesulitan, silakan rendam tirai bambu di dalam air tanpa deterjen. Biarkan debu terangkat dengan sendirinya, setelah itu keringkan.